Kata-kata Mutiara Hari Ini: Tak ada pekerjaan yang berat, pekerjaan seberat apapun akan terasa ringan jika tidak dikerjakan....

Kamis, 10 Maret 2011

Puisi Untuk Ahli Fisika


Archimedes dan Newton tak akan mengerti
Medan magnet yang berinduksi di antara kita
Einstein dan Edison tak sanggup merumuskan E=mc2
Ah tak sebanding dengan momen cintaku...

Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku

Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa maksimum
Bagai tetes minyak milikan jatuh di ruang hampa
Cintaku lebih besar dari bilangan avogadro...

Walau jarak kita bagai matahari dan Pluto

saat aphelium
Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku
Seindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulih
Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular
yang tak terbatas...

Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi

Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan gaya
Energi kinetik cintaku = -mv~
Bahkan hukum kekekalan energi tak dapat
menandingi hukum kekekalan di antara kita

Lihat hukum cinta kita

Momen cintaku tegak lurus dengan momen cintamu
Menjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang sempurna
Dengan inersia tak terhingga
Takkan tergoyahkan impuls atau momentum gaya
Inilah resultan momentum cinta kita...

---------------------------------------------------------------------------------

puisi cinta ala matematika

Saat aku bersua dengan eksponen jiwamu,

sinus kosinus hatiku bergetar
Membelah rasa

Diagonal-diagonal ruang hatimu

bersentuhan dengan diagonal-diagonal bidang hatiku

Jika aku adalah akar-akar persamaan

x1 dan x2
maka engkaulah persamaan dengan akar-akar
2x1 dan 2x2

Aku ini binatang jalang

Dari himpunan yang kosong
Kaulah integrasi belahan jiwaku
Kaulah kodomain dari fungsi hatiku

Kemana harus kucari modulus vektor hatimu?

Dengan besaran apakah harus kunyatakan cintaku?

kulihat variabel dimatamu

Matamu bagaikan 2 elipsoid
hidungmu bagaikan asimptot-asimptot hiperbola
kulihat grafik cosinus dimulutmu

modus ponen.... podue tollens....

entah dengan modus apa kusingkap
logika hatimu.....
Beribu-ribu matriks ordo 2x2 kutempuh
Bagaimana kuungkap adjoinku padamu

kujalani tiap barisan geometri yang tak hingga jumlahnya

tiap barisan aritmatika yang tak terhitung...

Akhirnya kutemui determinan matriks hatimu

Tepat saat jarum panjang dan pendek
berimpit pada pukul 10.54 6/11

Tidak ada komentar:

Posting Komentar